9 Usaha Sampingan di Desa dengan Minim Modal Untung Besar

Usaha sampingan bisa dilakukan di mana saja, baik dijalankan di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Kalau kamu tinggal di wilayah pedesaan, kamu juga bisa kok punya usaha sampingan di desa yang dimulai dengan modal kecil tapi untungnya besar.

Biasanya orang-orang di desa tidak berani ambil risiko dengan membuka usaha di sana, karena faktor wilayah yang kurang mendukung. Namun, banyak jenis usaha sampingan yang bisa kamu lakukan di desa yang cukup menjanjikan.

Pilihan Usaha Sampingan di Desa

Selama dijalankan dengan kesungguhan, usaha sampingan yang dijalankan di desa ataupun di kota tetap bisa mencapai kesuksesan sesuai harapan. Yuk, kita simak apa saja pilihan usaha sampingan yang bisa dimulai di desa dengan modal kecil tapi keuntungannya besar:

1. Ternak Lele

Budidaya atau ternak hewan juga bisa menjadi usaha sampingan yang menjanjikan saat ini, yang dikelola di wilayah pedesaan. Dalam menjalankan usaha ini, tentu diperlukan kolam untuk ikan-ikan lele itu hidup.

Kalau kamu belum punya kolam lele bisa dengan menyewanya dulu dengan sementara. Mulailah ternak atau budidaya ikan lele ini dengan membeli bibit ikan yang terbaik dan berkualitas. Jika sudah sampai ke masa panen, maka kamu bisa menjualnya ke pasar.

2. Ternak Ayam

Sama halnya dengan ternak ikan lele, kamu juga bisa menjalankan usaha ternak ayam di desa. Usaha ini bisa menjadi usaha sampingan atau bisnis utama kamu, yang jelas peluang usaha dari ternak ayam di wilayah pedesaan ini terbilang sangat menjanjikan.

Hal itu disebabkan oleh lingkungan di pedesaan yang masih cocok menjadi tempat untuk melakukan ternak hewan seperti ayam. Modal yang diperlukan untuk ternak ayam juga tidak terlalu besar, karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas.

Ternak ayam juga cocok dijadikan jenis usaha sampingan, karena kamu masih bisa melakukan pekerjaan lainnya sambil mengurus ayam-ayam tersebut.

3. Berjualan Ayam Potong

Jenis usaha sampingan yang cocok dijalankan di desa adalah berjualan ayam potong. Bisnis atau usaha di bidang ayam potong ini hingga saat ini masih banyak diminati di wilayah pedesaan.

Apabila di wilayah pedesaan tempat kamu tinggal saat ini belum ada atau belum banyak usaha ayam potong, maka kamu bisa memulainya sebagai usaha sampingan.

Namun, jika usahanya sudah mulai lancar dan terus berkembang, maka kamu bisa menjadikannya sebagai usaha utama. Keuntungan dari berjualan ayam potong di desa ini juga sangat menjanjikan dan menguntungkan.

4. Berkebun

Pilihan lainnya yang bisa dilakukan dalam membuka usaha sampingan adalah berkebun. Modal dalam memulai usaha berkebun ini tidaklah besar, dan kamu bisa memilih pohon yang akan dibudidayakannya misalnya pohon pisang.

Mengapa harus memilih pohon pisang untuk menjalankan usaha sampingan berkebun? Karena pohon pisang adalah jenis pohon yang lebih cepat tumbuh dan berkembang bahkan sampai beranak.

Setidaknya kamu harus punya lahan yang kosong terlebih dulu, untuk bisa berkebun pisang tersebut. Supaya kamu bisa lebih leluasa menanam lahan kosong itu dengan pohon pisang.

5. Warung Sembako

Peluang bisnis yang juga menjanjikan dan menguntungkan kalau kamu menjalankannya di desa adalah warung sembako. Sembako menjadi salah satu kebutuhan sehari-hari yang tentu akan selalu dicari oleh banyak orang.

Usaha sampingan dengan membuka warung sembako bisa menambah penghasilan kamu, sehingga jenis usaha ini bisa menjadi alternatif yang tepat.

Jumlah modal di awal saat akan membuka warung sembako tidak besar kok, karena kamu hanya perlu menyesuaikan besar modal dengan budget atau anggaran yang kamu punya sekarang.

6. Toko Kelontong

Selain warung sembako, kamu juga bisa membuka toko kelontong yang dimana beberapa item yang dijualnya kurang lebih sama dengan warung sembako. Toko kelontong ini juga akan memenuhi kebutuhan warga desa secara umum.

Sajikan segala macam kebutuhan warga desa di sana di toko kelontong tersebut. Maka usaha toko kelontong ini akan menjadi jenis usaha sampingan yang terus berkembang, karena mampu memenuhi kebutuhan banyak orang di desa.

7. Berjualan Makanan Khas Daerah Setempat

Biasanya di wilayah pedesaan banyak jenis makanan khas daerah yang terkenal. Kamu bisa memanfaatkan hal itu dengan berjualan makanan khas tersebut. Misalnya makanan khas di daerah tempat kamu tinggal ini adalah keripik pisang.

Maka cobalah untuk membuat keripik pisang yang enak, renyah, dan juga gurih. Buat juga inovasi baru dalam berjualan makanan khas tersebut supaya banyak orang tertarik ingin membelinya.

Cara memasarkannya bisa dengan berjualan di rumah atau bisa juga dititipkan di warung-warung sekitar.

8. Berjualan Sayuran Organik

Kebanyakan orang desa memiliki mata pencaharian bertani, kamu juga bisa mencoba usaha tani dengan berjualan ragam sayur organik. Sayur organik adalah jenis sayuran yang jauh lebih segar dibanding sayur yang biasanya.

Bahkan sudah banyak orang-orang di perkotaan yang membeli sayur organik karena dianggap lebih sehat. Inilah salah satu peluang bisnis yang bisa kamu kembangkan, yaitu ketika sudah berhasil berjualan sayur organik di desa kamu bisa menjualnya ke kota.

9. Berjualan Gorengan

Gorengan selalu menjadi makanan favorit orang Indonesia, baik orang-orang di desa maupun di kota. Salah satu usaha sampingan di desa yang bisa kamu coba saat ini adalah berjualan gorengan.

Kamu bisa berjualan secara langsung di rumah atau menitipkannya di warung terdekat di sekitar rumah.

Dalam memilih usaha sampingan di desa dengan berjualan makanan, sebaiknya gunakan inovasi tersebut dengan memilih bentuk/rasa makanan yang unik dan berbeda dari sebelumnya agar lebih laris.

About Wicaksono

Penulis Rubrik Teknologi, Upgrade Diri dan Bisnis

View all posts by Wicaksono

Leave a Comment