Tips Menjalankan Bisnis Dropship Tanpa Modal

Tips Menjalankan Bisnis Dropship Tanpa Modal

Ingin berbisnis tapi tidak memiliki modal cukup? Memulai bisnis dropship tanpa modal bisa menjadi alternatif solusi terbaik. Pasalnya, untuk terjun ke bisnis ini, kamu hanya perlu modal kreativitas, ketekunan, smartphone, dan koneksi internet. Menariknya lagi, bisnis ini bisa dilakukan dimana saja.

Selain mudah dan praktis, menjadi dropshipper juga memungkinkan kamu untuk memilih produk apa saja untuk dijual. Jadi, bisa menyesuaikan dengan trend pasar. Tidak mengherankan kalau di era digital ini, menjalankan bisnis di bidang dropship sangat digandrungi oleh berbagai kalangan.

Cara Memulai Dropship Tanpa Modal

Cara Memulai Dropship Tanpa Modal

1. Survei Supplier

Memilih supplier terpercaya bukanlah suatu hal mudah. Apalagi, kalau kamu belum familiar dengan dunia bisnis online. Tentu membutuhkan ketelitian dan ketekunan dalam melakukan survei supplier di berbagai platform marketplace hingga menemukan yang terbaik.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih supplier:

  • Membeli beberapa produk sebagai tester untuk mengetahui kualitas dari barang yang dijual. Pasalnya, barang tersebut nantinya akan kamu jual kepada konsumen. Jangan sampai konsumen merasa kecewa saat membeli produk dari toko kamu.

  • Membaca review yang diberikan oleh konsumen, khususnya yang pernah order barang di supplier tersebut. Selain membaca testimoni yang diberikan, jangan lupa perhatikan detail dari setiap foto unggahan konsumen untuk memastikannya.

  • Pahami opsi pembayaran yang ditawarkan supplier, apakah melalui rekening bank atau merchant lain, seperti Indomaret, Alfamart/Alfamidi, OVO, GoPay, dsb. Untuk safety, sebaiknya kamu mendaftar menjadi dropshipper di marketplace saja.

  • Pertimbangkan opsi pengiriman yang diberikan oleh supplier. Semakin banyak pilihan ekspedisi, semakin bagus pula untuk kamu. Dengan begitu, kamu bisa bebas memilih jasa kirim sesuai keinginan, apakah ingin yang murah, regular, atau instan.

  • Perhatikan aturan mengenai pengembalian barang yang diterapkan supplier. Hal ini untuk mengantisipasi apabila ternyata terjadi kesalahan dalam mengirim barang.

  • Kebijakan kustomisasi pengemasan sebelum pengiriman, dan bagaimana kualitas layanan (respon) seller. Pastikan bahwa kamu tidak akan merasa kecewa saat memesan produk di sana, karena ini bisa mempengaruhi reputasi toko kamu.

2. Memilih Platform Dropship

Kamu bisa saja menjalankan bisnis dropship secara personal dengan memilih supplier acak. Hanya saja, pertimbangkan efektivitas dan efisiensinya. Untuk memudahkan pekerjaan sebagai dropshipper, kamu bisa registrasi ke marketplace yang memiliki fitur dropship.

Bingung memilih situs ecommerce terbaik untuk merintis dropship? Di bawah ini adalah referensi marketplace paling populer di Indonesia yang bisa dijadikan pilihan:

  • Shopee
  • Lazada
  • Bukalapak
  • Tokopedia
  • BliBli
  • Dsb.

3. Membuat Akun di Marketplace

Setelah menemukan marketplace yang menurut kamu memiliki sistem terbaik, terutama untuk dropship. Langkah selanjutnya adalah registrasi atau membuat akun di platform tersebut. Selain mudah, proses pendaftaran umumnya juga tidak akan memakan waktu yang lama.

4. Melakukan Branding dan Promosi

Mengembangkan brand merupakan investasi untuk menggaet pelanggan. Branding toko online tentu bukan suatu hal mudah. Namun, kamu bisa mulai dengan menghadirkan tampilan store profesional dengan foto produk yang terlihat lebih jelas dan memikat.

Karena kamu tidak bisa memberikan jaminan akan kualitas produk (Di luar kendali), kamu bisa memanjakan konsumen dengan menawarkan ragam layanan menarik, seperti memberikan reward atau gratis ongkir dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Sedangkan promosi (advertising), ada banyak metode promosi yang bisa dilakukan dalam mendukung proses branding produk, di antaranya adalah:

  • Posting produk di berbagai platform sosial media
  • Layanan advertising berbayar
  • Konten SEO

7 Ide Bisnis Dropship Paling Menguntungkan

Saat ingin memulai dropshipping, tidak bisa disangkal jika memilih satu fokus tema produk tertentu yang akan dijual atau menjadi ikon brand toko memang cukup sulit. Namun, jangan khawatir. Di bawah ini adalah beberapa ide produk yang bisa dijadikan bahan pertimbangan:

1. Kosmetik dan Skincare

Peminat produk kosmetik dan skincare memang tidak ada habisnya. Bahkan, semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Tidak mengherankan, sebab setiap orang pasti ingin tampil memukau. Karenanya, bisa dikatakan kalau produk ini tidak ada matinya di pasaran.

2. Fashion

Produk fashion, seperti pakaian adalah salah satu kebutuhan primer bagi manusia. Hanya saja, saingan menjual produk fashion (pakaian, tas, sepatu, dsb) sangat tinggi. Selain bermain dengan harga, kamu juga perlu up to date mengenai produk fashion terbaru.

3. Snacks

Ngemil sudah seolah menjadi kebutuhan, mulai dari kalangan anak-anak hingga lansia. Kamu bisa menjual produk makanan ringan yang sedang viral di pasaran. Hanya saja, kamu harus berhati-hati memilih produk. Sebab, trend snack mengalami perubahan secara konsisten.

4. Accesories

Pangsa pasar untuk produk accesories lebih pada segmen remaja dan orang dewasa. Penggunaan aksesoris memang umumnya bertujuan untuk mendukung penampilan agar terlihat lebih stylish. Namun, peminatnya memang sangat tinggi sehingga worth to choose.

5. Perlengkapan Bayi

Menjual produk perlengkapan bayi memang kelihatan tidak meyakinkan bagi sebagian orang. Namun, permintaan konsumen terhadap produk ini tidak pernah berhenti. Setiap orang tua yang akan menyambut kelahiran bayi atau memiliki anak kecil pasti mencari toko kamu.

6. Ornamen Dekorasi

Penataan desain interior memang semakin diminati dalam beberapa tahun belakangan. Kamu bisa menjual berbagai produk ornamen dan dekorasi, seperti wallpaper dan wall decoration yang menarik. Dengan penawaran harga kompetitif, pasti produk kamu akan laris terjual.

7. Makanan Sehat

Produk organik memang sangat diminati oleh masyarakat milenial. Meskipun harganya relatif mahal, namun sebanding dengan manfaat yang didapatkan. Oleh sebab itu, kamu tidak perlu untuk memilih produk makanan sehat. Jangan lupa, promosikan produk semenarik mungkin.

Sukses menjalankan usaha dropship tanpa modal memang susah-susah gampang. Akan tetapi, dengan menerapkan cara yang benar dan melakukan branding secara konsisten, maka siapa saja berpeluang untuk menjadi pebisnis sukses meskipun tidak memiliki modal yang besar.

Wicaksono

Penulis Rubrik Teknologi, Upgrade Diri dan Bisnis

Post Comment