Cara Mencari Pekerjaan Yang Cocok dengan Cepat Untuk Lulusan SMP, SMA/SMK Maupun Fresh Graduate

Mencari Pekerjaan bisa dibilang susah-susah gampang, susah bila kita diposisi pemula atau fresh graduate lulusan smp, sma ataupun smk yang tidak belum pernah bekerja atau belum mempunyai pengalaman dalam mencari kerja.

Tidak perlu khawatir, sejak ada internet semuanya menjadi lebih mudah karena sebenarnya banyak lowongan pekerjaan diluar sana dan kita bisa mencarinya dengan mudah hanya melalui ponsel atau HP.

Sekarang sudah banyak situs-situs penyedia lowongan pekerjaan yang dapat membantu kita menemukan pekerjaan yang cocok untuk lulusan SMP, SMA, SMK atau Fresh Graduate yang belum pernah bekerja sebelumnya.

Di artikel ini kita akan membahas banyak hal terkait mencari pekerjaan mulai dari mencari pekerjaan hingga cara melemar pekerjaan, diartikel ini juga terdapat tips-tips dalam mencari dan melamar pekerjaan. Jadi bacalah hingga selesai.

Tips Mencari Kerja

Sebagai permulaan kita akan bahas dulu tips mencari pekerjaan dengan harapan kamu dapat lebih mudah menemukan pekerjaan yang cocok atau pekerjaan yang diinginkan. Setidaknya ada 6 tips mencari pekerjaan dan lebih berfokus pada kesiapan diri kamu dalam bekerja.

1. Perbaiki Attitude Jadi Lebih Baik

Attitude atau tata krama adalah hal paling penting, khususnya dalam dunia pekerjaan, tidak peduli kamu karyawan ataupun pimpinan perusahaan sekalipun ketika attitude jelek maka dapat dipastika kamu tidak akan bertahan lama, dimanapun kamu bekerja.

Jadi lihatlah dirimu, mintalah pendapat dari orang-orang terdekat untuk menilai dirimu pantaskan kamu bekerja sebagai A(pekerjaan yang kamu inginkan).

Attitude dalam bekerja itu melingkupi cara berkomunikasi, berpakaian, profesionalitas dalam bekerja, tidak menunda-nunda pekerja hingga tidak menggunakan fasilitas kantor se-enaknya tanpa izin.

2. Mampu Menjadi Diri Sendiri

Ketika kita berada dilingkungan kerja biasanya kita akan terpengaruh dengan orang-orang yang ada dilingkungan tersebut sehingga secara tidak sadar akan membentuk pemikiran baru terhadap sesuatu (framing) yang akan mempengaruhi diri kita.

Sebagai contoh, kita berkumpul dengan teman-teman kantor yang memiliki pemikiran bahwa atasannya adalah orang yang jahat, tidak tau diri, hanya suka memerintah. Tanpa kita tau secara langsung kita akan berfikir hal yang sama tentang atasan kita.

Walapun pada kenyataannya si Atasan sedang melatih karyawannya tetap profesional dalam bekerja, ketika karyawan tidak mampu bekerja secara profesional tentu akan berefek kepada keberlangsungan perusahaan dan pekerjaan para karyawan.

Jadi sebisa mungkin jadilah dirimu sendiri, ketika ada pemikiran-pemikiran semacam itu cobalah cross-check kebenarnnya. Faktanya siapapun pimpinannya sejahat apapun ketika kamu bisa dipercaya dan diandalkan tentu kamu akan menjadi spesial.

3. Pastikan Kamu Memilik Kemampuan dan Kemauan

Banyak perusahaan yang menginginkan karyawan yang mampu menyelesaikan permasalah mereka, misalkan mereka membuka lowongan untuk Admin media sosial, tentu kamu harus bisa menggunakan media sosial.

Selain itu kamu harus mau terus belajar dan berkembang, karena fakta dilapangan ketika kamu bekerja apa yang kamu kerjakan akan sangat berbeda dari apa yang kamu pelajari disekolahan ataupun apa yang kamu pelajari sendiri. Maka kemauan kamu dalam bekerja akan terus diuji disini.

4. Kenali dan Pahami Pekerjaan Yang Kamu Cari

Banyak dari kita yang sembarang mencari dan melamar pekerjaan tanpa tau apa sih kerjaannya. Pernah seorang teman yang kala itu bingung mencari pekerjaan hingga akhirnya dia mendapatkan pekerjaan sebagai Admin Lapangan.

Bagi yang tidak tau Admin lapangan ini akan dikira memiliki kerjaan yang sama dengan Admin-admin pada umumnya. Setelah datang dan melamar barulah sadar ternyata Admin lapangan ini sama dengan debt collector yang tentunya membuat dia shock dan sadar jika dia tidak mampu.

5. Bisa Membuat CV Lamaran Pekerjaan

CV atau Curriculume Vitae merupakan salah satu dokumen yang akan menceritakan semua tentang dirimu, mulai dari biodata, kemampuan, hobi, pengalaman kerja, pengalaman beroganisasi dan lain-lain secara singkat padat dan jelas.

Dimana CV ini akan membantu HRD Perusahaan mengenali kamu lebih cepat, ketika kamu mampu memberikan informasi dirimu secara lengkap di CV dan membuat HRD tertarik dapat dipastikan kamu akan masuk ke tahap seleksi yang selanjutnya.

Untuk lebih detail kamu bisa membaca cara membuat cv lamaran pekerjaan yang menarik.

6. Selalu Optimis, Percaya Diri dan Pantang Menyerah

Mungkin terdengar simpel, namun untuk selalu optimis dan percaya diri tidaklah mudah, karena setiap manusia selalu memiliki ketakutan dan selalu berubah-ubah.

Apalagi kita sudah lama menganggur dan ketika melamar pekerjaan, ternyata persaingannya sangat ketat, ada 5 lowongan pekerjaan sementara yang daftar 1000 orang dan semuanya Sarjana. Pasti rasa optimis, percaya diri dan pantang menyerah ini lama-kelamaan terkikis.

Kunci agar kamu tetap optimis, percaya diri dan pantang menyerah ada pada kemampuanmu dan tips nomor 1 sampai 5. Ketika kamu sudah 100% yakin namun masih belum berhasil, yakinlah ini belum rejekimu, ingat bahwa tuhan tidak tidur dan akan selalu memberikan yang terbaik kepada hambanya.

Cara Mencari Kerja Secara Online Baik di Dalam Maupun di Luar Negeri

Sebelum kita berbicara soal cara mencari pekerjaan, kita harus membagi macam-macam pekerjaan yang saat ini dikenal oleh masyarakat luas. Setidaknya saat ini ada 3 macam pekerjaan yang dikenal, Fulltime, Part Time dan Freelance.

Dari ketiga itu dipecah lagi, Onsite (kerja ditempat) dan Offsite (kerja jarak jauh).

Kerja Onsite

Kerja onsite atau kerja ditempat ini dapat diartikan kita harus datang kekantor untuk bekerja. Kerja onsite ini biasanya untuk bagian-bagian krusial atau penting seperti admin, front desk, pergudangan dan lain-lain yang menuntut kamu kita harus disana.

Kerja Offsite

Kerja offsite/kerja jarak jauh/Work From Home/Remote Working merupakan pekerjaan yang tidak mengharuskan kita untuk datang kekantor untuk bekerja. Sejak masa pandemi kerja jenis ini sudah banyak yang geluti. Bahkan yang dulu beberapa pekerjaan yang onsite kini ada yang diubah ke offsite atau WFH.

Full Time

Seperti namanya, fulltime, adalah pekerjaan yang menuntut kita kerja 8 jam sehari, atau bisa dibilang kerja 8-5, tapi itu dulu, sejak ada WFH 8 jam ini bisa dimulai jam berapapun sesuai kesepakatan atau kontrak kerja.

Part Time

Part Time/Kerja Paruh Waktu atau biasa disebut kerja sampingan. Saat ini banyak perusahaan yang menawarkan pekerjaan sampingan yang bisa kita lamar. biasanya ditujukan untuk mahasiswa yang ingin bekerja sambil kuliah.

Soal gaji, kerja part time ini gajinya terbilang kecil jika dibandingkan yang full time, separuh dari gaji full time atau dihitung berdasarkan jam kerja. Namun, meski begitu kerja part time ini memungkinkan kita untuk kerja part time ditempat lain atau sembari belajar wirausaha.

Freelance

Freelance atau pekerja lepas yang tidak terikat dengan suatu instansi manapun, kecuali saat bekerja. Jenis pekerjaan ini sekarang juga sangat diminati selain banyak perusahaan dan perorangan yang membutuhkan, kerja sebagai freelancer tidak membutuhkan standar kelulusan atau ijazah.

Selama kamu punya portfolio (bukti kemampuan kamu) kamu bisa apply (mengajukan) lamaran kerja diperusahaan yang membutuhkan tenaga freelancer.

Jika kamu belum mempunyai proftolio atau bingung cara membuatnya, kamu bisa membaca cara membuat portfolio kerja yang baik.

Situs Mencari Kerja Online di Indonesia Full Time ataupun Kerja Sampingan

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa sekarang eranya internet, sehingga hampir segala sesuatu bisa kita temukan di internet, termasuk lowongan pekerjaan. Karena saat ini sudah banyak situs-situs yang menyediakan lowongan pekerjaan yang terpercaya. Disana kita bisa menemukan berbagai macam pekerjaan, baik pekerjaan fulltime, part time/sampingan bahkan freelance juga ada.

Berikut daftar situs lowongan kerja yang terpercaya di indonesia:

  1. JobStreet.co.id
  2. Karir.com
  3. Qerja.com
  4. TopKarir.com
  5. HiredToday.com
  6. AdaKerja.com
  7. Loker.id
  8. Urbanhire.com
  9. Kalibrr.id
  10. Glints.com

Sepuluh situs diatas merupakan situs lowongan kerja yang saat ini banyak digunakan, dengan desain yang simpel, serta informasi yang detail membuat situs-situs tersebut digemari oleh para pencari kerja di indonesia.

Bagaimana tidak, disitus-situs tersebut terdapat menu pencarian yang membantu kita mencari pekerjaan berdasarkan jenis pekerjaan, profesi, lokasi bahkan gaji yang ditawarkan. Sehingga sangat mudah digunakan.

Jika pekerjaan sudah ditemukan kita tinggal Apply atau melamar dan menunggu panggilan via Email.

Situs Mencari Kerja Online Fulltime, Part Time dan Freelance di Dalam maupun Luar Negeri

Jika tadi kita membahas situs mencari kerja online di indonesia, kita akan membahas situs yang menawarkan lowongan pekerjaan untuk bekerja luar negeri dengan konsep Remote Working bukan TKI atau TKW.

Konsep kerja diluar negri disini adalah kerja fulltime, partime ataupun freelance dengan orang atau perusahaan diluar negri namun kita tetap berada di indonesia.

Oleh karena itu wajib hukumnya bisa berbahasa inggris sebab bahasa inggris merupakan bahasa internasional. Dan kita wajib bisa komputer dan internet sebab komputer dan internet adalah tool pokok yang akan kita gunakan untuk kerja remote (remote working).

Berikut daftar situs yang menyedikan lowongan kerja di luar negri:

  1. Upwork.com
  2. Craiglist.com
  3. Freelancer.com
  4. Proz.com
  5. Fiverr.com
  6. Glints.com
  7. Indeed.com
  8. LinkedIn.com
  9. Jooble.org

Situs-situs diatas merupakan situs yang biasa digunakan untuk mencari lowongan pekerjaan diluar negri. Rata-rata situs-situs tersebut merupakan situs freelancer sehingga akan sangat menguntungkan bagi kamu yang belum mempunyai ijazah tapi mempunyai kemampuan, khususnya bahasa inggris, komputer dan internet.

Mencari Lowongan Kerja di Facebook dan Instagram

Selain dari daftar situs-situs diatas, kita juga bisa mencari lowongan kerja di facebook ataupun instagram. Yap ini bukan rahasia lagi, sekarang sudah banyak akun instagram dan group facebook yang isinya adalah lowongan pekerjaan.

Lowongan pekerjaanpun bermacam-macam, namun yang perlu kamu tau rata-rata lowongan kerja yang diposting atau ditawarkan merupakan lowongan kerja dari usaha mikro, kecil menengah atau UMKM. Namun soal gaji jangan ditanya. Dapat dipastikan UMKM sudah menerapkan standar UMR bagi pekerja-pekerjanya.

Tips dan Cara Melamar Kerja Bagi Pemula Secara Langsung, Online dan Lewat Email

Terdengar aneh ketika kita sudah menemukan sebuah lowongan kerja yang cocok dengan kita tapi kita tidak tau cara melamar pekerjaan tersebut. Tapi tidak perlu khawatir, disini kita akan bahas cara-caranya.

Syarat melamar kerja

Baik, sebelum lanjut ke cara melamar kerja pastikan kamu sudah melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan untuk melamar. Tentu tiap-tiap lowongan punya syarat tersendiri yang harus kamu penuhi untuk melamar semisal umur, skill keahlian, lulusan dan sebagainya.

Tapi secara umum berkas yang perlu kita persiapkan sebagai syarat melamar pekerjaan adalah sebagai berikut:

  • CV untuk Melamar Kerja
  • Surat Lamaran
  • Portfolio (jika ada)
  • Sertifikat Pelatihan Kerja
  • Foto Kopi Ijazah
  • Foto Kopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP
  • Pas Foto Terbaru
  • SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) / Surat Kuning
  • Foto Kopi Surat Pengalaman Kerja (jika ada)
  • Formulir Perusahaan (jika ada)

Tips Melamar Kerja Bagi Pemula dan Fresh Graduate Agar Cepat Diterima

Banyak teman-teman baik fresh graduate, pemula atau yang sudah pernah bekerja mengeluhkan

“kenapa lamaran pekerjaan saya belum diterima?” apa yang salah?

Baik, mari kita bahas.

Pertama pastikan kita sudah menerapkan tips mencari kerja diawal tulisan ini, sebab itu adalah hal pokok yang harus kita miliki sebelum melamar pekerjaan.

Kedua simak tips melamar pekerjaan bagi pemula dan fresh graduate berikut:

1. Lamar pekerjaan yang Kamu kuasai atau minati

Banyak teman-teman yang asal melamar pekerjaan, dengan anggapan “yang penting ngelamar dulu”. Tidak boleh begitu, ketika kamu melamar pekerjaan yang tidak kamu kuasai atau tidak kamu minati tentu kamu akan kalah dengan pelamar yang sudah menguasai atau lebih berminat dibidang yang dibuka.

Jadi pastikan kamu melamar pekerjaan yang benar-benar kamu kuasai atau minati.

2. Pahami jenis pekerjaan dan apa saja yang dikerjakan

Tips yang kedua, kamu harus paham betul tentang pekerjaan yang ingin kamu lamar. Jangan sampai kamu tidak tau, sudah tentu jika kamu tidak tau tentang pekerjaan tersebut dan apa saja yang menjadi tugasnya kamu tidak akan diterima.

Kamu bisa memanfaatkan internet untuk mencari tau tentang pekerjaan tersebut dan apa saja tugas-tugasnya.

3.  Lakukan riset terhadap perusahaan yang kamu lamar

Riset ini sangat perlu untuk kamu lakukan karena dengan riset ini kamu bisa tau kapasitas perusahaan, bagaimana suasana kerja di sana, berapa gaji standar yang akan diberikan bahkan jika kamu mampu meriset lebih dalam, kamu bisa mengetahui permasalah-permasalah dalam perusahaan tersebut yang mungkin bisa kamu atasi dan ini akan menjadi nilai plus.

4. Sesuaikan CV lamaran pekerjaanmu dengan kebutuhan dilowongan pekerjaan

Sudah bukan rahasia lagi bahwa satu orang melamar lebih dari satu perusahaan dalam satu waktu dengan harapan salah satu dari sekian banyak perusahaan yang dilamar paling tidak ada satu perusahaan yang nyantol.

Tapi yang jadi masalah adalah isi dari CV lamaran kerjanya. Banyak dari mereka yang melamar pekerjaan dengan mengirimkan CV yang isinya sama persis untuk kebutuhan yang mungkin berbeda-beda.

Jadi pastikan isi dari CV lamaran pekerjaanmu sudah sesuai dengan kebutuhan lowongan pekerjaan yang dilamar. Jangan sampai kamu menuliskan pengalaman kerja atau pelatihan kerja sebagai akunting, skill menggunakan aplikasi desain grafis tapi yang kamu lamar adalah posisi sebagai Costumer Servis yang membutuhkan skill komunikasi.

5. Buatlah CV lamaran kerja yang menarik

Selain isi cv lamaran yang tepat dan sesuai dengan kualifikasi / kriteria yang dibutuhkan, tampilan CV lamaran kerja juga harus menarik untuk dipandang.

Dengan tampilan yang menarik tentu akan memberikan kesan yang berbeda ketika HRD membaca CV yang kamu berikan.

Tampilan menarik ini tidak melulu harus berwarna atau desain yang kekinian. CV lamaran yang menarik ini yang penting adalah penataan yang jelas, infomasi yang lengkap dan mudah dibaca.

Sehingga HRD tidak bingung mencari biodatamu, pengalamanmu, keahlianmu, pendidikanmu dan lain-lain. Kamu bisa memberikan ukuran dan ketebalan Font untuk membuat menegaskan bagian-bagian tersebut.

Cara Membuat CV dan Surat Lamaran Kerja

Bagi kamu yang belum bisa bikin Surat dan CV Lamaran Kerja bisa klik tombol dibawah ini. Di artikel tersebut sudah terdapat step by step cara membuat surat lamaran kerja dan cv lamaran kerja. Dan diakhir artikel ada Contoh dan template CV yang bisa kamu unduh dengan gratis.

Jadi kalian tinggal pelajari, download lalu edit template cv dan surat lamaran kerja tersebut sesuai dengan kebutuhan yang kamu butuhkan.

di Cara Membuat CV Lamaran Kerja dan Cara Membuat Surat Lamaran Kerja.

Cara melamar kerja langsung

Melamar kerja langsung disini bukan berarti kita serta merta datang kekantor, tapi juga bisa mengirim berkas syarat lamaran kerja melalui jasa pengiriman seperti POS.

Ya walaupun ada beberapa yang datang kekantor/perusahaan secara langsung untuk melamar, namun itu sangat jarang sebab itu sangat tidak efektif dan efisien, bagi kamu dan bagi HRD perusahaan yang kamu lamar.

Untuk mengirim Berkas lamaran ini ada beberapa yang perlu kamu perhatikan:

  1. Siapkan amplop coklat
  2. Siapkan berkas dan persyaratan yang dibutuhkan
  3. Masukan berkas berkas tersebut kedalam amplop coklat.
  4. Tuliskan alamat dan kontakmu, Kode Posisi/Jabatanya kamu lamar, dan alamat tujuan suratnya.

Kurang lebih tampilan Amplopnya akan seperti ini

Cara melamar kerja online

Kamu tidak perlu khawatir tentang cara melamar kerja secara online, karena biasanya terdapat instruksi atau tata cara melamar pekerjaan online tersebut, biasanya dibagian paling bawah.

Ada beberapa cara yang biasa diterapkan oleh perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan:

Mengirimkan Lamaran Pekerjaan melalui jasa pengiriman seperti POS atau jasa pengiriman yang sudah ditunjuk oleh perusahaan tersebut. Untuk melamar langsung bisa kamu baca kembali Cara melamar kerja langsung di atas.

Mengupload berkas-berkas yang dibutuhkan seperti surat lamaran dan CV lamaran pekerjaan beserta lampiran-lampirannya melalui situs lowongan pekerjaan, google form atau situs resmi perusahaan yang membuka lowongan.

Mengirim berkas-berkas lamaran kerja melalui Email perusahaan, sama dengan sebelumnya, hanya saja dengan media yang berbeda. Dan khusus mengirim lamaran melalui email ini akan kita bahas lebih detail di cara melamar kerja lewat email.  

Selain itu ada juga perusahaan yang meminta kita untuk melamar pekerjaan melalui Whatsapp, kurang lebih caranya hampir sama, kamu harus mengirimkan surat lamaran dan CV lamaran pekerjaan beserta berkas-berkas pendukung seperti sertifikat, skck, foto kopi kk dan ktp.

Tapi perlu di ingat, mengirim lamaran via whatsapp ini bisa dibilang tidak direkomendasikan karena rawan dengan tindakan penipuan berkedok lowongan pekerjaan. Namun jika kamu sudah melakukan riset tentang perusahaan tersebut maka tidak jadi masalah.

Tips Interview Kerja Yang Baik Agar Diterima Untuk Pemula dan Fresh Graduate

Setelah proses pengajuan lamaran kamu diterima, kamu akan dipanggil oleh HRD perusahaan yang kamu lama untuk mengikuti serangkaian tes dan salah satunya adalah tes Wawancara atau Interview.

Tes wawancara atau interview ini adalah untuk mencari tau apakah kamu benar-benar seperti apa yang sudah kamu tuliskan di CV dan apakah kamu cocok bekerja diposisi yang kamu lamar.

Tidak bisa dipungkiri, tes ini memang terbilang sulit karena tidak jarang orang-orang yang melamar pekerjaan selalu gagal ditahap ini khususnya mereka yang masih dalam kategori pemula atau fresh graduate.

Untuk mengurangi persentasi kegagal tersebut, cobalah ikut tips interview kerja berikut ini.

Cara menghadapi interview kerja bagi pemula dan fresh graduate yang baik agar diterima

Bagi kamu yang masih pemula ataupun fresh graduate, ada baiknya kamu mempersiapkan beberapa hal berikut agar kamu bisa diterima bekerja di perusahaan yang kamu inginkan.

1. Jaga Penampilan

Penampilan menjadi salah satu poin yang akan menentukan kamu diterima kerja atau tidak. Jadi sebisa mungkin berpakainlah yang rapi sebagaimana orang yang bekerja.

2. Pelajari secara detail perusahaan yang kamu lamar

Kamu harus tau betul bagaimana kondisi perusahaan yang ingin kamu lamar, produk, layanan dan suasana (iklim) bekerja disana.

Kamu bisa searching digoogle dengan kata kunci “company review perusahaan A” atau bertanya dengan orang yang bekerja disana.

3. Kontrol bahasa tubuh atau gesture

Saat interview sebisa mungkin kontrol bahasa tubuhmu jangan banyak tingkah, tatap wajah HRD, dan sebisa mungkin selalu tersenyum. Karena ini akan mempengaruhi penilaian HRD terhadap attitude yang kamu miliki.

4. Percaya diri dan tetap tenang

Usahakan tetap tenang dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dari HRD. meskipun kamu deg-degan

5. Pahami pertanyaan jebakan

Bukan rahasia lagi jika HRD selalu melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak untuk menguji kemampuanmu dalam menangkap dan merespon informasi.

Kamu tidak perlu terlalu khawatir tentang pertanyaan ini, ketika kamu sudah paham betul tentang perusahaan, pekerjaan yang kamu lamar dan kemampuan yang kamu miliki pasti kamu bisa menjawabnya dengan mudah.

Dan berikut ini ada daftar pertanyaan yang umum yang biasa ditanyakan oleh HRD kepada para pelamar kerja.

Pertanyaan interview kerja fresh graduate, pemula dan jawabannya

Sesuai dengan namanya, tes wawancara atau interview ini kamu akan ditanya beberapa pertanyaan yang biasa ditanyakan oleh HRD, pertanyaan ini bersifat umum tapi menjebak jadi harap berhati.

Berikut pertanyaan interview kerja dan cara menjawabnya.

1. Coba ceritakan dengan singkat tentang diri kamu?

Jawablah secara singkat dan padat tentang siapa kamu, terkait usia, sekolah/kuliah dimana, dibidang apa, ceritkan juga secara singkat apa yang kamu pelajari ketika di sekolah/kuliah, pengalaman berorganisasi, pengalaman magang, minat dan semuanya harus terkait (sesuai) dengan posisi yang kamu lamar.

2. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan kamu?

Jawablah secara singkat dan padat tentang kelebihan dan kekuranganmu secara skill yang sudah ditulis di CV bukan yang lain. misalkan ketika kamu melamar di posisi admin sosial media “saya mempunyai keahlian dalam design grafis, mampu menggunakan photoshop, adobe ilustrator, coreldraw bisa membuat caption yang menarik (sertakan bukti seperti kamu posting di sosial media banyak share/komen)”.

Kemudian kekurangannya “Saya kurang PD ketika berhadapan langsung dengan orang face to face, tidak pandai bernegosiasi, sehingga jarang bertemu langsung dengan orang”

kemudian lanjutkan dengan cara kamu mengatasi kelemahanmu “sehingga saya rasa dunia online sangat cocok bahkan untuk live IG/Facebook sekalipun, karena selain tidak tatap muka secara langsung, ada kesempatan untuk mempersiapkan diri ketika ada kesempatan untuk berinteraksi dengan orang baru.”

3. Kenapa kamu mau melamar ke perusahaan ini?

Jawablah secara singkat dan padat, sebutkan poin-poin yang menjadi alasanmu kenapa kamu memilih perusahaan tersebut meskipun banyak perusahaan diluar sana yang membuka lowongan kerja yang sama.

Misalkan:

  • Terkait bidang industri yang digeluti perusahaan “saya memilih perusahaan ini karena perusahaan ini bergerak diindustri fashion yang menjual gamis, dan saya merasa cocok karena saya juga sangat familiar dengan berbagai macam gamis”
  • Jelaskan lebih detail dengan produk/layanan perusahaan “Dan diantara gamis-gamis yang saya miliki gamis, ada beberapa gamis yang saya beli dari perusahaan, menurut saya produk gamis ini bagus dan nyaman untuk digunakan, layanan dari CS juga sangat ramah dan fast response, rating di marketplace (shopee/tokopedia)” (lebih bagus lagi kalau kamu datang pakai produk mereka, jika memungkinkan)
  • Jelaskan secara singkat tentang perusahaan berdasarkan company review atau pendapat orang yang sudah bekerja di perusahaan tersebut “Menurut teman saya yang bekerja disini, suasana bekerja disini sangat cocok untuk saya, fasilitas yang lengkap, orang-orang yang ramah, jenjang karis dan tentunya posisi sebagai Admin Sosial Media ini sangat cocok untuk saya”.
  • Sebutkan juga kompetitor atau saingan dari perusahaan “Jika dibandingkan dengan produk-produk dari perusahaan A, B, dan C rating perusahaan ini terbilang tinggi dan banyak komentar positif” jika memungkinkan sebutkan perbedaan produk/layanan dari perusahaan yang kamu lamar dengan perusahaan kompetitor, dari sisi harga, bahan, pelayanan, warna, motif dan sebagaianya.
  • Berikan kalimat penutup yang membanggakan “jadi akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya ketika saya bisa ikut berkontribusi di perusahaan ini.”

4. Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini?

Pertanyaan poin ke empat ini sebagian besar telah dijawab di poin ketiga, jadi kamu cukup mengulanginya saja. Namun dipersingkat.

Jadi Jawablah seperti ini.

“Pertama perusahaan ini merupakan perusahaan yang terkenal dikalangan pencinta gamis, Kedua meskipun banyak produsen gamis diluar sana seperti perusahaan A, B dan C, produk gamis perusahaan ini lebih baik karena testimoni positif yang membuktikan banyak orang yang suka, termasuk saya. Dan meskipun harganya terbilang mahal, tapi sangat masuk akal dengan kualitas produk dan pelayanan yang didapatkan dibandingkan produk gamis yang murah-murah lainnya tapi ketika digunakan sangat tidak nyaman, meskipun motif dan warnanya bagus.

5. Kenapa kami harus memilih kamu sebagai bagian dari kami?

Poin ke 5 juga sudah dijawab di poin ke-3, jadi cukup dijawab saja secara singkat dan katakan kalau kemampuanmu akan sangat membantu perusahaan.

“Pertama tentu akan sangat membanggakan bagi saya jika bisa menjadi tim dari perusahaan ini, dan saya yakin kemampuan saya dapat membantu perusahaan ini dari sisi media sosial”

Jika memungkinkan tambahkan juga hal menarik yang bisa kamu tunjukkan untuk meningkatkan kepercayaan HRD perusahaan, (tapi kamu harus melakukan riset yang mendalam)

“saya juga telah mencoba untuk membuat beberapa contoh konten untuk produk gamis ini yang telah saya lampirkan”

Tips Negosiasi Gaji Saat Interview atau Wawancara

Biasanya dalam interview akan ada saat dimana HRD menanyakan berapa gaji yang kamu minta. Ini juga termasuk dalam pertanyaan jebakan, karena tidak mungkin perusahaan tidak memiliki standar gaji, dan tidak mungkin juga perusahaan akan menggaji karyawan baru dengan gaji tinggi kecuali posisi memang tinggi seperti manajer atau CEO.

Jadi untuk menjawab pertanyaan ini kamu harus melakukan beberapa hal berikut:

1. Riset UMR daerah

Sebelum interview, kamu harus mencari tahu berapa sih Upah Minimum Regional suatu daerah terlebih dahulu. Karena suatu perusahaan tidak boleh memberikan gaji dibawah UMR kecuali kamu menyepakatinya.

2. Riset gaji posisi yang kamu lamar

Carilah info gaji yang umum diberikan untuk posisi yang kamu lamar, carilah dari yang paling rendah hingga paling tinggi.

3. Riset gaji standar perusahaan tersebut

Suatu perusahan biasa telah menentukan standar gaji karyawan-karyawannya, jadi carilah info tersebut.

4. Utarakan kisaran gaji tertinggi diposisi dan daerah yang sama yang kamu temukan

Ketika kamu ditanya “Berapa gaji yang Anda inginkan?”

Jawablah “Saat ini saya sedang fokus membangun karir, sehingga saya belum terlalu memikirkan berapa gaji yang harus saya terima, namun berdasarkan riset yang saya lakukan, gaji standar untuk posisi A di daerah B (dareah tempat kamu melamar) adalah 4jt perbulan, dan saya rasa saya tidak masalah dengan gaji tersebut”

5. Hindari tawaran gaji dari HRD jika dibawah standar

Biasanya, setelah kamu menyebutkan kisaran gaji, HRD akan mencoba menegosiasikan atau menawarkan besaran gaji dan biasanya dibawah standar.

Jangan diterima, Kamu bisa menjawab dengan alasan meminta waktu.

“Terima kasih atas tawaran yang bapak/ibu tawarkan. Namun saya perlu mendiskusikan hal tersebut lebih lanjut dengan orang tua. Jadi apakah boleh saya meminta waktu 1 hari untuk mendiskusikan hal tersebut?”

6. Tanyakan keuntungan yang akan diperoleh selain gaji

Jangan ragu untuk menanyakan keuntungan lain yang akan kamu dapatkan selain gaji bulanan yang sifatnya personal atau kamu bisa nikmati sendiri, seperti uang makan, transportasi, tempat tinggal bonus, uang lembur atau waktu cuti.

Sebaiknya tanyakan diakhir sesi wawancara.

“Mohon maaf bapak/ibu, bolehkah saya bertanya adakah keuntungan lain yang saya peroleh selain gaji? Seperti bonus, uang lembur, ataupun waktu cuti?”

Setelah mereka menjawab. Cukup jawab dengan ucapan terimakasih.

“Baik, terima kasih atas informasi dan waktunya yang bapak/ibu berikan. Senang bisa bertemu bapak/ibu, sekali lagi terima kasih”

Demikian serangkaian cara mencari pekerjaan, melamar pekerjaan hingga cara menghadapi interview bagi fresh graduate dan pemula.

Bagi kamu yang belum bisa membuat CV lamaran kerja dan Surat lamaran, kamu bisa klik tombol dibawah ini untuk lebih informasi lebih detail.

About Wicaksono

Penulis Rubrik Teknologi, Upgrade Diri dan Bisnis

View all posts by Wicaksono

Leave a Comment