Cara Mudah Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal. Hasil Menguntungkan!

Apakah kamu sedang mencari peluang bisnis yang paling menguntungkan selain budidaya ikan lele? Sebetulnya ada banyak sekali peluang bisnis yang bisa kamu coba. Tapi, tidak semua dapat memberikan keuntungan yang sepeti kamu harapkan.

Jika kamu punya modal usaha yang minim tapi ingin keuntungan yang besar, maka salah satu jalan usahanya yaitu budidaya ikan nila di kolam terpal.

Mengapa demikian?

Akhir – akhir ini budidaya ikan sangat di minati oleh banyak orang. Terutama budidaya ikan nila, selain cara perawatannya yang mudah, ikan nila juga bisa menjadi lahan bisnis yang menguntungkan.

Baca Juga :

Mengingat kebutuhan pasar ikan di Indonesia yang selalu meningkat, bisnis ini tidak akan ada matinya.

Dengan berkembangnya teknologi yang semakin maju, sangat memudahkan melakukan bisnis ini di rumah.

Keunggulan Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Ada banyak keunggulan budi daya ikan nila di kolam terpal. Selain berbagai alasan di atas, ada beberapa kelebihan budidaya ikan nila.

Untuk lebih jelasnya, bisa di simak beberapa keunggulan budidaya ikan nila di bawah ini.

  • Modal Tidak Terlalu Besar

Banyak yang mengira bahwa bisnis budidaya ikan nila di kolam terpal memerlukan biaya yang mahal, tapi sebenarnya tidak demikian.

Walaupun hanya dengan modal pas-pasan kamu bisa menjalankan bisnis budidaya ikan nila.

Kamu tidak perlu khawatir karena budidaya ikan nila pada umumnya bisa menghasilkan omzet yang sangat menguntungkan setiap kali panen.

Bahkan ada yang meraih keuntungan hingga ratusan juta rupiah dari bisnis budidaya ikan nila.

  •  Pemasarannya Sangat Luas

Pernahkah kamu berfikir, mengapa budidaya ikan nila sebagian besar bisa menghasilkan keuntungan yang sangat besar?

Karena semua ini tak jauh dari pemasaran ikan yang sangat luas.

Selain diminati banyak orang, permintaan ikan nila juga tak pernah ada habisnya.

Bahkan, di waktu tertentu, banyak permintaan ikan nila yang melonjak secara drastis. Inilah sebabnya budidaya ikan nila sangat menguntungkan.

  • Bibit Ikan Nila Yang Mudah Didapat

Mudahnya mendapatkan bibit ikan nila di pasaran merupakan suatu hal yang paling disukai oleh peternak ikan nila.

Meskipun harganya sangat bervariasi, namun tak mengurungkan niat untuk budidaya ikan nila.

Sebab, bibit ikan nila yang berkualitas tinggi, tidak mudah terserang penyakit dan resiko untuk kematianpun sangat minim.

Selain itu, harga jual ikan nila dari bibit ikan yang unggul, harganya jauh lebih mahal dibanding ikan nila dari bibit biasa.

Tapi, untuk melakukan bisnis ini, tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Ada hal yang perlu diperhatikan agar bisnis ini lancar dengan hasil bisnis yang sangat menguntungkan kedepannya.

Inilah hal-hal penting yang harus diperhatikan agar bisnis budidaya ikan nila ini berhasil dan menguntungkan.

1. Memilih Lokasi Untuk Budidaya Ikan Nila

Banyak media yang bisa digunakan untuk memelihara ikan nila seperti kolam dari tanah,kolam dari semen,bahkan akuarium juga bisa digunakan.

Namun, budidaya ikan nila di kolam terpal sebagai pililhan yang paling mudah dan aman.

Lokasi untuk kolam terpal sangat mempengaruhi dan menentukan hasil panen.

Untuk memilih lokasi perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Pilihlah lokasi yang setiap saat kamu bisa dengan mudah mengawasi kolam;
  • Lokasi yang dipilih pastikan tidak ada pohon besar atau di tumbuhi rumput liar yang menghambat proses pembuatan kolam terpal;dan
  • Pilihlah lokasi yang memiliki penyinaran yang cukup baik.

2. Pembuatan Media

Setelah lokasi yang dipilih sudah sesuai, kini saatnya membuat kolam dari terpal.

Berikut ini langkah sederhana pembuatan kolam dari terpal:

  1. Gali tanah kurang lebih sedalam 70 cm kemudian ratakan dasar tanahnya.
  2. Gunakan batu bata pada dasar galian untuk memudahkan mengecek tinggi dan pengisian air.
  3. Buat tanggul supaya terpal tetap kuat dan tidak mudah rusak.
  4. Di dasar kolam taburkan sekam secara merata.
  5. Pasang terpal dengan memasang pemberat agar terpal tidak gampang tergeser. dan
  6. Jangan lupa buatlah sanitasi air agar mudah saat membersihkan kolam terpal.

Setelah melakukan semua langkah di atas, kini kamu bisa mengisi air di kolam terpal.

3. Memilih  Bibit Ikan Nila

Langkah berikutnya perlu dilakukan yaitu memilih bibit ikan nila.

Ada 2 cara untuk memperoleh bibit ikan nila.

Pertama yaitu dengan memperoleh langsung dari indukan ikan nila dan yang kedua yaitu dengan membeli di pasar ikan atau koperasi perikanan.

Pilihlah cara kedua yaitu dengan membeli bibit ikan di pasar ikan agar lebih praktis.

Setalah memilih cara memperoleh bibit, kini saatnya mencari bibit ikan nila yang terbaik.

berikut ciri-ciri bibit ikan nila yang berkualitas baik:

  • Warna belang yang terlihat jelas pada bibit dan berukuran kurang lebih 12 cm;
  • Yang lincah dan tidak terdapat cacat pada fisiknya; dan
  • Bibit memiliki warna yang sama dan memiliki berat kurang lebih 30 gram.

4. Penyebaran Bibit Ikan Nila

Dalam proses budidaya ikan nila, penyebaran bibit menjadi salah satu tahan yang sangat penting.

Meskipun ikan nila adalah salah satu ikan yang mempunyai daya tahan yang kuat, proses penebaran bibit ikan nila tidak boleh secara sembarangan melakukannya.

Berikut cara penyebaran bibit ikan nila yang benar:

  1. Siapkan ember dan masukan air bersih sampai setengahnya;
  2. Masukan bibit ke dalam ember kemudian tunggu hingga kurang lebih 10 menit;
  3. Masukkan air kolam kedalam ember tadi,kemudian tunggu lagi selama 5 menit (hal ini dilakukan supaya ikan nilai tidak stres); dan
  4. Masukkan  bibit ikan nila kedalam kolam terpal secara perlahan-lahan.

Supaya ikan bisa berkembang dengan baik, jangan terlalu banyak menebar bibit ikan nila dalam satu kolam. Masukkan maksimum 100 bibit ikan ke setiap kolam terpal.

5. Pemeliharaan  serta Panen

Pemeliharaan ikan nila tidaklah sulit. Hal yang perlu dilakukan hingga waktu panen tiba yaitu dengan cara memberi pakan secara rutin dan selalu menjaga kebersihan kolam terpal.

Bibit ikan harus di beri pakan kurang lebih 2 sampai 3 kali sehari.

Pilih pakan yang mengandung banyak protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin.

Selain itu, juga bisa memberi pakan ikan nila dengan siput sawah atau sisa sayuran yang sudah dipotong kecil-kecil.

Lakukan hal tersebut selama 6 bulan, maka ikan nila akan mencapai berat idealnya yaitu kurang lebih 500 gram yang menandakan ikan nila sudah siap dipanen.

Itulah cara mudah budidaya ikan nila di kolam terpal yang bisa dilakukan di rumah.

Baca Juga :

Semoga bermanfaat dan berhasil menjalankan bisnis ikan nila di kolam terpal.

About Shunt Magetan

SHUNT Magetan | #MadingDigitalUntukGenerasiMilenial | Memuat semua informasi bermanfaat kepada khalayak umum, khususnya generasi muda tentang Magetan, Teknologi, Bisnis, Karir, Gaya Hidup, Kesehatan, Keterampilan dan Hiburan.

View all posts by Shunt Magetan

Leave a Comment