1. Al Quran
  2. /Surah Maryam
  3. / Maryam Ayat 39

Maryam Ayat 39

وَاَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ اِذْ قُضِيَ الْاَمْرُۘ وَهُمْ فِيْ غَفْلَةٍ وَّهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ

Dan berilah mereka peringatan (Muhammad) tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus, sedang mereka dalam kelalaian dan mereka tidak beriman.

Tafsir Maryam Ayat 39

Tafsir Ringkas Kemenag

Balasan bagi orang-orang yang ingkar pada hari kebangkitan sangat mengerikan. Karena itu Allah memerintahkan nabi-Nya untuk memperingatkan mereka, “Wahai Nabi Muhammad, dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan atas kelalaian mereka. Penyesalan tersebut tidak berarti ketika itu karena segala perkara telah diputus dan ditetapkan balasannya. Peringatan itu perlu disampaikan, sedang mereka di dunia dalam kelalaian tentang adanya hari pembalasan, dan karenanya mereka tetap tidak beriman pada ajakan bertauhid dan mematuhi perintah Allah.

Tafsir Kemenag

Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw agar dia memberi peringatan kepada manusia khususnya kaum musyrik Mekah tentang hari Kiamat mereka mati dalam keadaan kafir, orang-orang kafir akan menyesali diri mereka karena tidak mau beriman dan selalu berusaha menegakkan yang batil semasa hidup di dunia.
Para mukmin dibawa ke surga dan orang-orang kafir digiring ke neraka. Kepada kedua golongan ini diberitahukan bahwa masing-masing mereka tidak akan keluar selama-lamanya dari tempat yang telah disediakan bagi mereka, dan mereka tidak akan mengalami kematian selama-lamanya. Diriwayatkan dalam sebuah hadis dari Abu Sa`id, Rasulullah saw bersabda, "Pada waktu itu dibawalah "kematian" berbentuk seekor biri-biri yang bagus rupanya, lalu datang orang yang menyerukan, Hai penghuni surga! Lalu mereka tertegun memperhatikan. Maka penyeru itu bertanya, "Tahukah kamu apa ini?" Mereka menjawab, Ya, itu adalah "Kematian." Semua mereka melihatnya. Kemudian penyeru yang lain berseru pula. Hai penghuni neraka! Tahukah kamu apakah ini? Mereka menjawab, ya! Itu adalah "kematian." Mereka melihatnya pula. Maka "kematian" yang berbentuk biri-biri itu disembelihkan di antara surga dan neraka, lalu penyeru itu berkata, "Hai penghuni surga kamu kekal di dalam surga dan kamu tidak akan mengalami kematian lagi. Hai penghuni neraka, kamu kekal di dalam neraka dan tidak akan mengalami kematian lagi." Kemudian Rasulullah membacakan ayat ini. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
Ketika itu sadarlah orang-orang kafir akan keteledoran mereka dan mereka menyesal mengapa mereka di dunia dahulu mengingkari hari ke-bangkitan, mengapa mereka tidak mau memikirkan ajakan dan petunjuk ke jalan yang benar, tetapi sesalan itu tidak berguna lagi.

Baca Al Qur'an Online