Larung Tumpeng Sarangan Magetan

alat panjat tebing, artikel panjat tebing, atlet panjat tebing, belajar panjat tebing, berita panjat tebing, cara latihan panjat tebing, cara panjat tebing, cara panjat tebing yang benar, cara panjat tebing yg benar, definisi panjat tebing, ekspedisi panjat tebing, gambar panjat tebing, gambar panjat tebing hitam putih, gambar panjat tebing wanita, gambar peralatan panjat tebing, ilmu panjat tebing, induk organisasi panjat tebing, info lomba panjat tebing, istilah lain panjat tebing, istilah olahraga panjat tebing, jenis panjat tebing, komunitas panjat tebing, nama lain panjat tebing, olahraga panjat tebing, olahraga panjat tebing adalah, organisasi panjat tebing, organisasi panjat tebing indonesia, organisasi panjat tebing internasional, panjat tebing, panjat tebing adalah, panjat tebing alam, panjat tebing anak, panjat tebing anak2, panjat tebing asia, panjat tebing bali, panjat tebing federasi, panjat tebing indonesia, panjat tebing jatim, panjat tebing jawa timur, panjat tebing pemula, panjat tebing speed, runner panjat tebing, sejarah panjat tebing, sejarah panjat tebing indonesia, sepatu panjat tebing, sepatu panjat tebing lokal, tali panjat tebing, tali temali panjat tebing, tali untuk panjat tebing, teknik dasar panjat tebing, teknik panjat tebing, teknik panjat tebing pemula, teknik tali temali panjat tebing, wall panjat tebing, webbing panjat tebing, wisata panjat tebing, asli magetan, event magetan, jaket kulit magetan, kab magetan, kabupaten magetan, komunitas anak magetan, komunitas di magetan, komunitas magetan, komunitas magetan indah, komunitas magetan indonesia, komunitas magetan jatim, komunitas magetan jawa timur, lintas magetan, magetan, magetan banget
sumber foto : www.lintasmagetan.com/

Sarangan-Magetan, Larung Tumpeng atau Labuhan Sesaji Gono Bau merupakan sebuah tradisi  melarungkan tumpeng hasil bumi setinggi 3 (tiga) meter di tengah Telaga Sarangan, Kemudian diikuti 2 Gunungan (sumpukan seperti gunung) Palawija (hasil bumi) yang dihasilkan oleh masyarakat Sarangan Magetan. Biasanya berisi Padi dan sayur-sayuran.

Labuhan Sesaji atau Larung Tumpeng Gono Bau ini sudah dilakukan oleh masyarakat Sarangan Magetan sejak lama sekali, diperkirakan telah dilakukan sejak 508 tahun sebelum masehi dan terus dilestarikan oleh masyarakat sekitar hingga sekarang demi melestarikan budaya jawa yang telah diwariskan oleh nenek moyang.

Larung Tumpeng Gono Bau biasa dilakukan pada bulan syakban tepatnya hari jum’at pon sampai minggu kliwon yang pada tahun ini akan dilaksanakan pada Tanggal 30 April 2017 berlokasi di Telaga Sarangan Kabupaten Magetan.

Perlengkapan Larung Tumpeng Gono Bau, Telaga Sarangan

Perlengkapan dalam melaksanakan Larung tumpeng Gono Bau ini dibedakan menjadi 2 bagian, yang pertama untuk warga Sarangan itu sendiri, yang dilaksanakan pada hari jum’at pon sedangkan pada hari sabtu sampai minggu kliwon dilakukan oleh PEMDA (Pemerintah Daerah) Magetan.

Untuk perlengkapan pun berbeda antara hari jum’at pon dengan hari sabtu sampai minggu kliwon.

Untuk hari jum’at pon itu sendiri perlengkapan yang dibutuhkan yaitu:
– Tumpeng asli
– Ayam panggang
– Pisang setangkap (pisang ini harus tergolong pisang raja dan ambon)
– Budak ripeh (budak ripeh ini adalah sejenis jadah putih, kuning)
Jadah ripeh ini bermula dari kusumaning Dewi Nawang Wulan dan Joko Tarub
– Jajan pasar
– Jenang moncowarno (jenang 5 warna)

Sedangkan pada hari sabtu sampai minggu kliwon perlengkapan yang dibutuhkan yaitu:
– Tumpeng Gonobahu setinggi 2 meter. Dalam tumpeng tersebut terdapat ayam tulak (ayam hitam yang bulu sayapnya terdapat 1 warna putih).
– Uluwatu bumi (Buah-buahan, sayur mayur, palawija).

Acara ini biasa berlangsung dari jam 10 pagi yang diawali dengan arak-arakan masa dengan membawa perlengkapan larung tumpeng.

Nah bagi Anda yang berada di Kawasan Kab. Magetan maupun di Luar Mageten, Yuk datang ke Magetan, Magetan Punya Gawe, Ajaklah teman, kawan, saudara, dan keluarga Anda.

Sumber : http://www.candi.web.id/ritual-larung-sesaji-telaga-sarangan/

Leave a Reply