Siswa SMK Tewas di Jurang Gunung Lawu

bahan tali karmantel, beban tali karmantel, cara memasang tali karmantel, cara membersihkan tali karmantel, cara mengikat tali karmantel, cara merawat tali karmantel, cara perawatan tali karmantel, ciri ciri tali karmantel, grosir tali karmantel, harga tali karmantel bekas, harga tali karmantel eiger, harga tali karmantel murah, harga tali karmantel per meter, harga tali karmantel semi static, jual tali karmantel di jogja, jual tali karmantel di surabaya, jual tali karmantel eceran, jual tali karmantel jogja, kekuatan tali karmantel tni, kelenturan tali karmantel, materi alat panjat tebing, materi dasar panjat tebing, materi dasar panjat tebing pdf, materi lanjutan panjat tebing, materi panjat tebing fpti, materi panjat tebing indonesia, tali karmantel 12mm, tali karmantel 8mm, tali karmantel hitam, tali karmantel jogja
ilustrasi

MAGETAN – Lana Risqi (17) siswa SMK Al Islam Solo, Jateng, tewas terjatuh di jurang sekitar pos pendakian Cemoro Sewu Gunung Lawu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (25/9/2011).

Selain korban tewas, juga ada korban lain yang mengalami luka yaitu Masir (16) warga Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali.
Proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan Polres Magetan, AGL, dan lembaga terkait lainnya berlangsung lambat. Hal ini karena kondisi lokasi kejadian yang terjal dan sulit.
Bahkan, Fadli Roni, teman korban berusaha mengusir sejumlah wartawan yang sedang meliput kejadian ini. Ia berteriak hiteris sambil menangis, meminta wartawan tidak mengambil gambar temannya yang menjadi korban
Jontit, anggota tim evakuasi dari Anak Gunung Lawu (AGL), komunitas pencita alam yang mendedikasikan diri untuk kelestarian alam Gunung Lawu, menduga medan yang dilewati korban dan rombongan licin sehingga korban terperosok ke dalam jurang. “Korban Risqi tewas di lokasi kejadian. Mungkin karena kepalanya terbentur bebatuan yang banyak terdapat di sekitar jurang,” ujar Jontit.
Jasad korban yang telah berhasil dievakuasi, langsung dibawa ke instalasi jenazah RSUD Sayidiman Kabupaten Magetan. Sedangkan korban Masir, dibawa ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut Jontit, kedua korban bersama empat orang temannya ini berwisata di sekitar kawasan Gunung Lawu. Keenamnya bermaksud menuju ke air terjun yang berada tidak jauh dari lokasi pintu masuk pendakian Cemoro Sewu.
Namun karena lokasi tersebut belum ditetapkan sebagai lokasi wisata secara resmi, maka akses jalan yang ada hanya seadanya dan jauh dari layak. “Kondisi jalan menuju air terjun sangat terjal. Dimungkinkan, para siswa ini belum mengenal medan sehingga terpeleset dan masuk ke jurang,” tambah Jontit.

Sumber

Leave a Reply